Posted by: archie1 | April 14, 2008

Gabah Resto, Gaya yang Berbeda

LOKASI
Lokasinya yang terletak di pusat kota yang strategis membuatnya mudah dan tentunya hanya memerlukan waktu singkat untuk mencapai Gabah Resto, dari mana pun anda datang di area Yogyakarta. Nuansa alami, suasana tenang, dan interior bangunan utamanya yang bergaya kolonial sangat mendukung fenomena dan akselerasi yang menyenangkan. Sementara desain minimalis yang dikombinasikan dengan sentuhan makan malam yang romantis dengan teras di luar membuatnya cocok untuk makan malam romantis atau acara jamuan minuman dengan cahaya lilin.
Read More…

Posted by: archie1 | April 14, 2008

Bale Raos, Royal Cuisine Restaurant

Kraton Yogyakarta sebagai pusat budaya, kaya dengan aneka jenis budaya adiluhung yang hingga kini masih cukup exis, salah satunya budaya makanan. Kini masyarakat dapat mencoba aneka Hidangan Khas Kraton Yogyakarta yang disuguhkan oleh Bale Raos.

Bale Raos terletak di seputar Kraton Yogyakarta, dalam nuansa arsitek Jawa, bangunan Joglo yang berdiri dengan agung, serta aura Kraton yang kental menambah anda semakin menikmati hidangan di Bale Raos.

Bale Raos Restoran mempunyai kapasitas indoor 80 seat yang terbagi di dua joglo serta kapasitas sampai 200 seat dalam bentuk kombinasi indoor dan out door party, dengan opening hour adalah jam 09.30 – 21.30 WIB (kecuali hari senin buka 09.30 – 15.00 WIB).

Sajian hidangan di Bale Raos dapat dinikmati secara:
A’la Carte, buffet lunch or dinner
Sajian set menu (full serve waiters)
Jamuan riztaffel yang anggun

Selain menikmati hidangan yang khas, pada hari-hari tertentu dapat dihadirkan live gamelan dan tarian jawa klasik (beksan), dan setiap Sabtu malam Bale Raos menyajikan live performance musik keroncongan.

Juru masak yang terlatih akan menyuguhkan hidangan bercita rasa tinggi yaitu masakan favourite dari Sri Sultan Hamengku Buwono VII sampai ke Sultan Hamengku Buwono X, serta berbagai hidangan keluarga Kraton Yogyakarta.

Bale Raos merupakan pilihan tepat untuk berbagai acara baik formal maupun non formal. Antara lain acara keluarga, menjamu relasi, gathering, private party, maupun sebagai tempat wisata kuliner yang khas dan authentic. Read More…

Posted by: archie1 | April 14, 2008

Adem Ayem

RUMAH MAKAN ADEM AYEM berdiri di Kota Solo pada tahun 1969. Saat ini Rumah Makan Adem Ayem telah membuka 2 cabang, yaitu di Denpasar (Bali) dan Yogyakarta. Rumah Makan Adem Ayem cabang Yogyakarta diresmikan oleh GKR. Hemas (permaisuri Sri Sultan Hamengkubuwono X) pada tanggal 29 September 2001.

Kami menyajikan masakan khas Jawa terutama Jawa Tengah. Sesuai perkembangan dan keinginan konsumen, kami menyajikan juga Moslem Chinese Food (seafood) yang 100% halal. Untuk cabang Yogyakarta, kami memadukan standar pelayanan internasional tanpa mengurangi sopan santun dan tata krama Jawa.

Kami menyajikan masakan khas yang terkenal di kalangan Kraton Yogyakarta dan Kraton Surakarta; seperti nasi langgi, nasi liwet, ayam goreng, nasi timlo, gudeg kendil dan aneka masakan cina. Kami juga menyajikan aneka kopi, fantasi kopi, serta juice dari buah-buahan segar. Semua bahan-bahan yang kami pergunakan diolah dari bahan-bahan segar, alami, dan teristimewa ayam kampung.

Menu Istimewa di RUMAH MAKAN ADEM AYEM:
Gudeg
Gudeg adalah masakan khas Yogyakarta, terbuat dari nangka yang diolah secara tradisional. Biasanya disajikan beserta opor ayam, telur rebus, dan sambal pedas krecek dalam sebuah kendil.
Nasi Liwet
Nasi liwet adalah masakan khas Solo, berupa nasi yang dimasak dengan santan dan disajikan beserta opor ayam, telur rebus, chayote dengan sambal pedas.
Nasi Timlo

Posted by: archie1 | April 14, 2008

Studio 76, Belajar Membuat Perhiasan Perak

Liburan di Yogyakarta kurang lengkap kalau tidak ke Kotagede. Jangan hanya membeli perhiasan perak Kotagede!!! Mengapa tidak mencoba membuat sendiri??? Hanya dalam waktu 3 jam dengan bimbingan instruktur professional Anda bisa membuat cincin, liontin, … oleh-oleh asli kotagede … asli buatan sendiri. Dijamin!!

Studio 76 sebuah rumah seni yang memproduksi kerajinan perak seperti miniatur andong, becak, kereta kencana, peralatan makan perak dan lain sebagainya. Selain memproduksi kami juga menawarkan kursus membuat perhiasan perak untuk wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta.

Dengan pengalaman mengajar selama 6 tahun, kami yakin dapat membuat Anda bangga, puas dan terkesan dengan perhiasan buatan Anda sendiri, hasil kursus di Studio 76.

Studio 76 terletak di tengah Kotagede dan Anda akan menemukan Kotagede yang sebenarnya dengan kehidupan khasnya, dengan pengrajin peraknya, makanan khas tradisionalnya dan juga dengan bangunan-bangunan kunonya.

Berikut paket-paket kursus yang kami tawarkan yang dapat disesuaikan dengan waktu liburan Anda di Yogyakarta.

Posted by: archie1 | April 14, 2008

Merapi Golf

Lapangan dengan 18 hole, 6370 meter par 72 terletak 30 menit berkendara dari kota kuno Yogyakarta. Rancangan LAPANGAN GOLF MERAPI yang mempesona sungguh merupakan mahakarya lapangan golf, yang diciptakan oleh master lapangan golf: Thomson, Woverride & Perret.

Perpaduan keindahan alam dan kesegaran cuaca pegunungan, lansekap berbukit-bukit yang menantang dengan bebatuan gunung yang telah berumur berjuta-juta tahun menjadikan lapangan golf ini sebagai salah satu lapangan yang paling menarik di Jawa Tengah dan tak mudah dilupakan.

Masing-masing hole dirancang dan ditempatkan dengan hati-hati dan lain dari yang lain dengan kesulitannya tersendiri, menyajikan ujian yang hebat untuk clubbing.

Lingkungan yang tenang dan damai, pemandangan yang indah menakjubkan, menjadikan para pegolf menikmati permainan dan tentu saja tidak akan melewatkan lapangan yang menantang ini. Lapangan ini sungguh menjadi tempat para pecinta golf bermain tanpa gangguan udara panas ataupun polusi.

Posted by: archie1 | April 14, 2008

Kursus Batik, Menyelami Budaya Batik Tulis hingga Lukis

Mengunjungi Yogyakarta, anda tak hanya bisa membeli dan menikmati karya seni batik yang mengagumkan, tetapi juga berkesempatan untuk mempelajari teknik pembuatannya. Kesempatan yang sangat berharga itu dikemas dalam paket wisata menarik dengan durasi yang cukup singkat dan harga yang terjangkau, pasti akan sangat menyenangkan.

Ragam batik yang bisa dipelajari meliputi batik tulis, batik cap dan batik lukis. Setiap tempat yang menawarkan biasanya memiliki spesifikasi tersendiri tentang jenis batik yang diajarkan. Selama sehari, biasanya dibagi dalam dua sesi, anda akan belajar seluruh proses pembuatan batik yang umumnya terdiri dari pembuatan motif, pewarnaan kain, proses ngorot malam dan penjemuran.

Proses pembuatan motif dimulai ketika seluruh bahan, terutama kain mori, telah siap. Pembuatan motif ini dilakukan dengan bahan utama lilin atau malam yang digunakan sebagai zat perintang warna. Bila ingin membuat batik tulis, maka pembuatan motif digunakan dengan alat bantu canting sementara batik cap menggunakan cap batik yang telah didesain sesuai motif yang diinginkan.

Biasanya, anda bebas memilih motif yang hendak dibuat. Motif-motif unik yang bisa dibuat misalnya motif ceplok, motif cecek sawut dan motif semen. Semua motif itu terdapat pada bangunan-bangunan bersejarah di Indonesia. Motif ceplok terdapat pada Candi Borobudur, motif cecek sawut terdapat pada hiasan genderang perunggu pada Zaman Perunggu sementara motif semen terdapat pada makan Ratu Kalinyamat.

Proses dilanjutkan dengan mewarnai kain. Caranya, kain yang telah dimotif dicelupkan dalam ember yang berisi zat warna. Sepertinya proses ini sederhana, namun sebenarnya cukup sulit, apalagi bila menginginkan batik lebih dari dua warna. Banyak pembatik masih menggunakan pewarna alami yang terbuat dari bahan alam tertentu, namun banyak pula yang menggunakan pewarna sintetik.

Usai mewarnai kain hingga merata, proses pembuatan batik dilanjutkan dengan nglorot malam, atau melarutkan lilin yang melekat di kain. Mulanya, disiapkan dulu air mendidih yang dicampur dengan abu soda dan akhirnya kain dicelupkan hingga seluruh lilin larut dalam air. Bila lilin belum juga larut, maka harus dibersihkan dahulu pasca pelorotan.

Tahap akhirnya adalah pencucian. Bila menggunakan pewarna alami, maka pencuciannya tidak bisa menggunakan deterjen sebab akan merusak warna. Setelah dicuci, kain dijemur dengan cara diangin-anginkan agar warna tak pudar. Setelah dijemur inilah anda bisa melihat perbedaan batik yang diwarnai dengan pewarna alami, biasanya warnanya akan lebih kusam.

Tempat-tempat kursus batik di Yogyakarta menyediakan instruktur-instruktur profesional sehingga bisa membuat anda mahir meski kursus dalam jangka waktu singkat. Beberapa tempat juga memiliki instruktur yang menguasai bahasa asing, umumnya Bahasa Inggris, sehingga memudahkan anda memahami materi yang diberikan.

Beberapa tempat yang menyediakan jasa kursus batik antara lain Sanggar Kalpika yang berada di Kampung Taman, sebelah barat Tamansari. Di sana, anda akan ditawari belajar batik lukis. Bagi anda yang ingin mempelajari batik tulis dan cap (cetak), Balai Batik adalah tempat yang tepat. Lembaga yang berlokasi di Jalan Kusumanegara ini menyiapak tenaga dan ruangan khusus bagia anda yang ingin belajar membatik. Biaya yang dikeluarkan bervariasi sesuai durasi kursus yang diinginkan, berkisar antara Rp 250.000,00 hingga Rp 1.500.000,00.

Selain belajar membatik, anda juga bisa mengamati aktivitas dan hasil karya pembatik Kampung Taman yang sejak 30 tahun lampau mengembangkan batik lukis. Anda juga bisa melihat beragam karya batik nusantara yang dipamerkan di Balai Batik.

Posted by: archie1 | April 14, 2008

WaYAng KulIt mAhaKARya sENi pERtuNJukAn jAwA

Malam di Yogyakarta akan terasa hidup jika anda melewatkannya dengan melihat wayang kulit. Irama gamelan yang rancak berpadu dengan suara merdu para sinden takkan membiarkan anda jatuh dalam kantuk. Cerita yang dibawakan sang dalang akan membawa anda larut seolah ikut masuk menjadi salah satu tokoh dalam kisah yang dibawakan. Anda pun dengan segera akan menyadari betapa agungnya budaya Jawa di masa lalu. Read More…

Posted by: archie1 | April 14, 2008

Sendratari Ramayana, Drama dalam Tarian Khas Jawa

Sendratari Ramayana adalah seni pertunjukan yang cantik, mengagumkan dan sulit tertandingi. Pertunjukan ini mampu menyatukan ragam kesenian Jawa berupa tari, drama dan musik dalam satu panggung dan satu momentum untuk menyuguhkan kisah Ramayana, epos legendaris karya Walmiki yang ditulis dalam bahasa Sanskerta.
Read More…

Posted by: archie1 | April 14, 2008

Gamelan, Orkestra ala Jawa

Gamelan jelas bukan musik yang asing. Popularitasnya telah merambah berbagai benua dan telah memunculkan paduan musik baru jazz-gamelan, melahirkan institusi sebagai ruang belajar dan ekspresi musik gamelan, hingga menghasilkan pemusik gamelan ternama. Pagelaran musik gamelan kini bisa dinikmati di berbagai belahan dunia, namun Yogyakarta adalah tempat yang paling tepat untuk menikmati gamelan karena di kota inilah anda bisa menikmati versi aslinya.

Gamelan yang berkembang di Yogyakarta adalah Gamelan Jawa, sebuah bentuk gamelan yang berbeda dengan Gamelan Bali ataupun Gamelan Sunda. Gamelan Jawa memiliki nada yang lebih lembut dan slow, berbeda dengan Gamelan Bali yang rancak dan Gamelan Sunda yang sangat mendayu-dayu dan didominasi suara seruling. Perbedaan itu wajar, karena Jawa memiliki pandangan hidup tersendiri yang diungkapkan dalam irama musik gamelannya.

Pandangan hidup Jawa yang diungkapkan dalam musik gamelannya adalah keselarasan kehidupan jasmani dan rohani, keselarasan dalam berbicara dan bertindak sehingga tidak memunculkan ekspresi yang meledak-ledak serta mewujudkan toleransi antar sesama. Wujud nyata dalam musiknya adalah tarikan tali rebab yang sedang, paduan seimbang bunyi kenong, saron kendang dan gambang serta suara gong pada setiap penutup irama.

Tidak ada kejelasan tentang sejarah munculnya gamelan. Perkembangan musik gamelan diperkirakan sejak kemunculan kentongan, rebab, tepukan ke mulut, gesekan pada tali atau bambu tipis hingga dikenalnya alat musik dari logam. Perkembangan selanjutnya setelah dinamai gamelan, musik ini dipakai untuk mengiringi pagelaran wayang, dan tarian. Barulah pada beberapa waktu sesudahnya berdiri sebagai musik sendiri dan dilengkapi dengan suara para sinden.

Seperangkat gamelan terdiri dari beberapa alat musik, diantaranya satu set alat musik serupa drum yang disebut kendang, rebab dan celempung, gambang, gong dan seruling bambu. Komponen utama yang menyusun alat-alat musik gamelan adalah bambu, logam, dan kayu. Masing-masing alat memiliki fungsi tersendiri dalam pagelaran musik gamelan, misalnya gong berperan menutup sebuah irama musik yang panjang dan memberi keseimbangan setelah sebelumnya musik dihiasi oleh irama gending.

Gamelan Jawa adalah musik dengan nada pentatonis. Satu permainan gamelan komplit terdiri dari dua putaran, yaitu slendro dan pelog. Slendro memiliki 5 nada per oktaf, yaitu 1 2 3 5 6 [C- D E+ G A] dengan perbedaan interval kecil. Pelog memiliki 7 nada per oktaf, yaitu 1 2 3 4 5 6 7 [C+ D E- F# G# A B] dengan perbedaan interval yang besar. Komposisi musik gamelan diciptakan dengan beberapa aturan, yaitu terdiri dari beberapa putaran dan pathet, dibatasi oleh satu gongan serta melodinya diciptakan dalam unit yang terdiri dari 4 nada.

Anda bisa melihat gamelan sebagai sebuah pertunjukan musik tersendiri maupun sebagai pengiring tarian atau seni pertunjukan seperti wayang kulit dan ketoprak. Sebagai sebuah pertunjukan tersendiri, musik gamelan biasanya dipadukan dengan suara para penyanyi Jawa (penyanyi pria disebut wiraswara dan penyanyi wanita disebut waranggana). Pertunjukan musik gamelan yang digelar kini bisa merupakan gamelan klasik ataupun kontemporer. Salah satu bentuk gamelan kontemporer adalah jazz-gamelan yang merupakan paduan paduan musik bernada pentatonis dan diatonis.

Salah satu tempat di Yogyakarta dimana anda bisa melihat pertunjukan gamelan adalah Kraton Yogyakarta. Pada hari Kamis pukul 10.00 – 12.00 WIB digelar gamelan sebagai sebuah pertunjukan musik tersendiri. Hari Sabtu pada waktu yang sama digelar musik gamelan sebagai pengiring wayang kulit, sementara hari Minggu pada waktu yang sama digelar musik gamelan sebagai pengiring tari tradisional Jawa. Untuk melihat pertunjukannya, anda bisa menuju Bangsal Sri Maganti. Sementara untuk melihat perangkat gamelan tua, anda bisa menuju bangsal kraton lain yang terletak lebih ke belakang.

Posted by: archie1 | April 14, 2008

Sepanjang, si Pantai Kuta Tempo Doeloe

Bila ingin bernostalgia menikmati nuansa Pantai Kuta tempo doeloe, Pantai Sepanjang adalah tempat yang tepat. Sepanjang memiliki garis pantai yang panjang, pasir berwarna putih yang masih terjaga, dan ombak yang sedang. Anda tinggal memilih, ingin berjemur di atas pasir menikmati terik matahari, membelah ombak dengan papan selancar, ataupun hanya melihat keindahan pantai. Semuanya bisa Anda nikmati begitu tiba di pantai yang berjarak beberapa kilometer dari Pantai Sundak ini. Read More…

Older Posts »

Categories